Jumat, 09 Mei 2014

Melihat Hantu

   Hari ini kita akan coba permainan yang pernah populer jaman dahulu.

1. Pastikan di hadapan kita ada dinding putih polos. Pencahayaan juga sebaiknya cukup terang.

2. Perhatikan gambar berikut ini baik-baik. Pusatkan perhatian pada gambar ini selama kira-kira 1 menit.




3. Setelah kira-kira 1 menit, secepat mungkin alihkan pandangan ke dinding polos di depan kita! Lihat apa yang terjadi!


    Jika kita melakukan dengan benar, maka seharusnya bayangan gambar kelinci tersebut akan "melayang" di depan dinding. Fenomena ini disebut "Persistence of Vision". Apa itu persistence of vision? Kita akan bahas di pertemuan berikut, dan ini adalah pembuka dari dunia animasi!

See yah!

Kamis, 08 Mei 2014

Ulasan Permainan Perspektif

   Hai, bagaimana kemarin? Sudah mencoba permainannya? Mengalami kejadian unik? Tidak? Hebat!

   Jika kita melompati lingkaran-lingkaran itu dengan satu mata tertutup, seharusnya pada suatu titik jari kita akan meleset dari sasaran. Tapi jika dilakukan dengan kedua mata terbuka tidak akan meleset sama sekali (kalau sampai meleset berarti ada kelainan pada mata haha). Kenapa bisa terjadi seperti ini?

   Masih ingat pembahasan mengenai 2 bola mata yang menghasilkan 2 gambar berbeda? Lihat gambar ini untuk sekedar mengingat.



  Jadi otak menerima 2 gambar yang berbeda dari masing-masing bola mata. Oleh otak kedua gambar tersebut disatukan menjadi sebuah gambar yang tumpang tindih, Setelah diatur, maka otak menerima sebuah gambar dengan informasi KEDALAMAN. Informasi kedalaman ini tidak bisa didapat jika hanya menggunakan sebuah gambar,

  Akibat adanya informasi kedalaman tersebut, maka saat jari kita melompati lingkaran bisa dengan tepat mendarat di lingkaran yang dikehendaki. Tapi saat melompati dengan satu mata, jari tidak bisa mendarat dengan tepat karena tidak menerima informasi kedalaman.

   Orang yang hanya memiliki 1 mata kurang dapat mengenali jarak karena tidak memiliki informasi kedalaman. Meskipun setelah berlatih lama-kelamaan juga bisa mengenali jarak, namun tetap sulit. Sedangkan orang normal yang memiliki 2 mata dapat dengan mudah menghitung jarak.

   Teori ini nantinya akan menghasilkan gambar stereo 3 dimensional. Apa itu gambar stereo 3 dimensional? Nantikan di pertemuan yang akan datang!

Stay Tuned!! Bye!

Rabu, 07 Mei 2014

Permainan Perspektif

   Hari ini kita tinggalkan dahulu teori - teori yang ada. Saatnya bermain!

1. Siapkan selembar kertas yang agak panjang.

2. Pada kertas tersebut buatlah gambar lingkaran - lingkaran. Anggap kertas itu sebagai
    kolam dan lingkaran - lingkaran tersebut sebagai batu lompatan untuk menyeberangi 
    kolam.



3. Kini letakkan kertas tersebut di atas meja.

4. Atur pandangan hingga posisi mata hampir sejajar dengan permukaan meja. Sedikit
    lebih tinggi agar bisa melihat kertas dengan cukup jelas, namun gambar lingkaran
    harus terlihat menjauh.



5. Sesudah itu coba gunakan jari telunjuk untuk melompati tiap - tiap lingkaran yang ada.
    Usahakan tiap lompatan jari telunjuk mendarat di tengah - tengah lingkaran!



6. Ini bagian menariknya... Coba lakukan dengan satu mata terpejam! Apa yang terjadi? 
    Apa bedanya dengan jika dilakukan dengan kedua mata terbuka?


   Selamat menikmati permainan ini! Kita akan bahas keanehan yang terjadi di pertemuan berikutnya!

Selasa, 06 Mei 2014

Perspektif

   Di akhir sesi yang lalu dikatakan keberadaan 2 bola mata itu penting. Padahal jelas menyebabkan masalah penglihatan. 

   Oke, kita tinggalkan sejenak masalah itu. Kali ini kita akan perhatikan sebuah bola mata saja. Bagaimana gambar ditangkap oleh sebuah bola mata.
Secara sederhana cukup dengan gambar berikut ini :



   Jadi tiap - tiap titik yang terdapat pada objek yang dilihat memantulkan sinar ke bola mata. Karena bola mata berukuran kecil, terjadi pengumpulan garis pantulan menuju lubang pupil. Akibatnya garis - garis yang menjauh tampak memendek dan menyatu pada sebuah titik yang disebut sebagai "titik lenyap". 

   Proses ini ditemukan pada abad pertengahan oleh pada seniman. Pada waktu itu untuk belajar melukis bangunan mereka menggunakan kaca. Bangunan yang akan mereka lukis diikuti garis - garisnya yang tampak diperpendek pada bidang kaca. Bidang kaca ini yang kemudian disebut sebagai "bidang gambar". Kemudian bidang kaca ini diganti dengan kertas ( Disney masih menggunakan bidang kaca yang dilapis kertas untuk melakukan studi gerakan ).

    Karena materi ini biasanya sudah disampaikan di awal kelas - kelas teknik menggambar perspektif... Ya, sampai di sini dulu deh! Cukup untuk sedikit mengingat mengenai teori perspektif. Paling tidak bagi yang heran kenapa rel kereta api menghilang pada satu titik kini paham alasannya. Haha.


(gambar dari http://astrobob.areavoices.com/2009/06/06/shadow-lurking/  yang diambil dari : photos.com)

Sabtu, 03 Mei 2014

Proses Melihat bagian kedua

   Pada sesi yang lalu kita sudah membahas proses melihat. Cukup panjang ternyata haha... dan ternyata itu baru awalnya!

   Rangkaian proses yang telah kita bahas adalah proses yang terjadi pada sebuah bola mata. Jadi apa masalahnya? Ingat kita memiliki 2 bola mata. 

   Oke, kita akan coba permainan sederhana.

1. Coba cari 2 objek sembarang dengan salah satu objek lebih dekat dengan kita.
2. Pejamkan salah satu mata.
3. Sambil tetap memejamkan salah satu mata, geser pandangan kita hingga objek yang lebih dekat kita menutupi objek yang lebih jauh.
4. Kini ganti pejamkan mata yang satunya lalu buka mata yang pertama kali dipejamkan.
5. Lihat apa yang terjadi!

Berikut ini gambar contoh :


gambar yang dilihat dengan mata kanan (mata kiri dipejamkan)


gambar yang dilihat dengan mata kiri saat mata kanan dipejamkan). Tampak posisi batu bergeser sedikit.

   Ada yang bisa melihat perbedaan di antara kedua gambar? Jika kita perhatikan tampak apa yang kita lihat "melompat" dan bergeser. Kenapa bisa terjadi?

   Kedua bola mata kita tidak berdempetan seperti mata tokoh kartun, tapi memiliki selisih jarak sekitar 5 - 6 cm. Akibatnya mata kiri melihat objek 5 - 6 cm lebih ke kiri dibanding mata kanan. Hasilnya kedua mata mendapat pandangan yang berbeda. Terus kenapa? 

   Bisa membayangkan jika ada 2 gambar ditumpuk? Ditambah dengan kondisi gambar yang dibalik seperti dijelaskan pada bahasan yang lalu?


ini gambar yang diharapkan dikenali oleh otak


Dan ini kenyataan yang diterima oleh otak! Terbalik dan berbayang karena ada 2 gambar yang berbeda saling tumpang tindih!

   Waaa.... kacau sekali! Tapi inilah kenyataannya. Setiap saat otak selalu memproses 2 gambar terbalik yang saling tumpang tindih menjadi gambar yang kita kenali.

   Jadi kalau begitu kenapa mesti ada 2 bola mata? Betapa bahagianya orang yang hanya memiliki sebuah bola mata.... Jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan! Kedua bola mata ini penting untuk melihat. Kenapa? Tunggu sampai pertemuan selanjutnya!

Sekian dulu!

Kamis, 01 Mei 2014

Proses Melihat bagian pertama

   Emang apa hubungan animasi dgn proses melihat? Yah, paling tidak animasi adalah gambar yang dilihat.... Jadi kali ini kita bahas secara teknis non biologis proses melihat sesuatu.

   Pada saat kita melihat sesuatu yang terjadi adalah :

1. Ada cahaya yang mengenai objek yang kita lihat. Jika tidak ada cahaya, 
    objek tersebut tidak akan kelihatan kecuali jika objek tersebut memancarkan cahaya sendiri.

2. Cahaya yang mengenai objek tersebut dipantulkan dan mengenai mata kita. 
    Jika objek tersebut berwarna merah, maka warna merah itu dipantulkan 
    sedangkan warna lain diserap abis oleh objek tersebut.

3. Karena mata kita kecil (diameternya cuma sekitar 3 cm), 
    maka gak mungkin banget menangkap seluruh sinar yang dipantulkan. 
    Karena itu sinar yang mengenai mata dibelokkan oleh lensa mata 
    sehingga bisa melewati lubang pupil.

4. Akibat sinar dibelokkan melewati pupil, maka gambar yang ditangkap oleh mata 
    adalah gambar terbalik ( atas jadi bawah ).

5. Gambar terbalik tadi ditangkap oleh retina lalu diubah menjadi sinyal listrik.

6. Sinyal listrik diteruskan ke otak melalui saraf mata.

7. Oleh otak sinyal listrik ini diubah kembali menjadi data gambar.

8. Data gambar terbalik yang diterima oleh otak dibalik 
     hingga menjadi gambar tegak yang benar.

9. Setelah gambar dikenali oleh otak, maka kita bisa mengenali objek yang sedang kita lihat



   WOW! Sepanjang itu proses melihat suatu benda? Memang sepanjang itu (itupun sudah dipersingkat)......  Jadi setidaknya kita tahu bahwa untuk melihat suatu objek tidak sederhana. Prosesnya cukup panjang. 

   Sampai di sini dulu.... nanti kita lanjutkan lagi. STAY TUNED!

Rabu, 30 April 2014

Peringatan proyek perdana Poiema Studio

   Poiema Studio menerima order pengerjaan gambar perspektif 3D untuk visualisasi arsitektural. Kali ini memperingati pengerjaan proyek pembuatan visualisasi arsitektural digital perdana di bulan Mei 1998, tersedia diskon khusus untuk order sampai dengan bulan Juni 2014. Syarat dan ketentuan berlaku.